Naruto Uzumaki Shoulder Pump body{display:block; -khtml-user-select:none; -webkit-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; -o-user-select:none; user-select:none; unselectable:on;}

Senin, 19 September 2016

BERENANG GAYA DADA, SEPAK BOLA, BOLA BASKET, DAN KESIMPULAN MAKALAH KEBUGARAN JASMANI



BAB I
 RENANG GAYA DADA


 

A.  Pengertian Renang Gaya Dada

     Gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.

     Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas.

B.  Sejarah Renang Gaya Dada

     Gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.

     Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas. 

C.  Teknik Renang Gaya Dada

1.       Latihan Gerakan Meluncur



     Gerakan meluncurkan merupakan teknik yang harus dikuasai oleh setiap perenang. Langkah pertama ini penting untuk kita ketahui dan kita kusai karena meluncur dapat menghilangkan rasa takut ketika berada di dalam air, dapat menyesuaikan suhu, dan juga tentunya dapat menghilangkan resiko terkenanya cidera. Berikut cara meluncur saat akan melakukan renang:

a.       Pertama yaitu berdirlahi di pinggir kolam dengan salah satu kaki menempel pada dinding kolam.

b.      Posisi badan dibungkukan sehingga tampak sejajar dengan permukaan air, lalu kedua belah tangan diluruskan dan mengapit telingga.

c.       Tolakan kaki yang berada di dinding kolam kuat-kuat, lalu tubuh atau badan akan meluncur ke depan.

d.      Kedua lengan dan kedua kaki lurus ke depan.

e.      Posisi badan berada di permukaan air (stream line) dengan tubuh lurus dan jagalah keseimbangan.

Renang Gaya Dada / Katak (Pengertian, Teknik Dasar)

2.       Latihan Gerakan Kaki



     Untuk berlatih gerakan kaki pada renang gaya dada dapat Anda simak langkah-langkah berlatih gerakan kaki saat renang gaya dada berikut:

a.       Posisi badan terlungkup atau tengkurap.

b.      Berpeganganlah pada dinding kolam reanang.

c.     Posisi kepala berada di permukaan air dan kedua kaki dalam posisi lurus.

d.      Kedua kaki ditarik ke arah samping lalu kedua kaki diluruskan kembali, seperti pada kaki katak ketika sedang berenang.

e.      Saat kedua kaki diluruskan buatlah lecutan pada saat kaki ditutupkan.

f.               Kondisi kedua kaki rileks.

g.       Lakukanlah secara terus menerus dan berulang ulang sampai Anda menguasainya dengan baik.

3.       Latihan Gerakan Tangan



     Untuk mengetahui cara melatih gerakan tangan pada renang gaya dada dapat Anda simak berikut ini:

a.       Letakan kedua kaki pada dinding kolam.

b.      Luruskan kedua tangan dan posisi kepala keluar dari permukaan air.

c.       Tariklah kedua tangan secara bersama ke arah dada bawah sambil telapak tangan mengayuh air.

d.      Pada latihan gerakan tangan ini dapat Anda lakukan dengan menggunakan bantuan papan peluncur.

4.       Latihan Mengambil Nafas



     Untuk melakukan pernafasan pada renang gaya dada ini dapat Anda lakukan pada saat kedua tangan di tarik ke bagian samping, lalu kepala diangkat ke atas sambil mengambil udara. Untuk mengeluarkannya dapat Anda keluarkan di dalam air secara perlahan-lahan.




BAB II
SEPAK BOLA



A.  Pengertian Sepak Bola
     
      Sepak bola adalah cabang olahraga yang menggunakan bola yang umumnya terbuat dari bahan kulit dan dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang pemain inti dan beberapa pemain cadangan. Memasuki abad ke-21, olahraga ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga paling populer di dunia. Sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bola ke gawang lawan. Sepak bola dimainkan dalam lapangan terbuka yang berbentuk persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.

     Secara umum, hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam daerah gawangnya, sedangkan 10 (sepuluh) pemain lainnya diizinkan menggunakan seluruh tubuhnya selain tangan, biasanya dengan kaki untuk menendang, dada untuk mengontrol, dan kepala untuk menyundul bola. Tim yang mencetak gol paling banyak pada akhir pertandingan adalah pemenangnya. Jika hingga waktu berakhir masih berakhir imbang, maka dapat dilakukan undian, perpanjangan waktu maupun adu penalti, bergantung pada format penyelenggaraan kejuaraan. Dari sebuah pertandingan resmi, 3 poin diberikan kepada tim pemenang, 0 poin untuk tim yang kalah dan masing-masing 1 poin untuk dua tim yang bermain imbang. Meskipun demikian, pemenang sebuah pertandingan sepak bola dapat dibatalkan sewaktu-waktu atas skandal dan tindakan kriminal yang terbukti di kemudian hari. Sebuah laga sepak bola dapat dimenangkan secara otomatis oleh sebuah tim dengan 3-0 apabila tim lawan sengaja mengundurkan diri dari pertandingan (Walk Out).

     Peraturan pertandingan secara umum diperbarui setiap tahunnya oleh induk organisasi sepak bola internasional (FIFA), yang juga menyelenggarakan Piala Dunia setiap empat tahun sekali.

B.  Sejarah Sepak Bola
      
     Sejarah olahraga sepak bola (permainan menendang bola) dimulai sejak abad ke-2 dan ke-3 sebelum Masehi di Tiongkok. Pada masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil. Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari. Di Italia, permainan menendang dan membawa bSejarah olahraga sepak bola (permainan menendang bola) dimulai sejak abad ke-2 dan ke-3 sebelum Masehi di Tiongkok. Pada masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil. Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari.   Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.

     Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dengan menetapkan peraturan-peraturan dasar dan menjadi sangat digemari oleh banyak kalangan. Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365.  Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola. Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah.   
    
      Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut. Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer).  Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola.  Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia.  Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara.  Bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.

C. Teknik–Teknik Dalam Permainan Sepakbola

1. Menendang
     
       
     
     Menendang bola menjadi aktivitas yang paling dominan dalam permainan sepak bola. Dari start sampai permainan selesai, yang di lakukan para pemain di lapangan adalah menendang. Di mana menendang bola adalah upaya untuk memasukan bola ke gawang lawan untuk mencetak gol. Tujuan utama menendang bola adalah untuk mengumpan dan menembak kea rah gawang. Ada 3 cara menendang bola, yaitu:
a. Menendang dengan kaki bagian dalam
b. Menendang Dengan Kaki Bagian Luar
c. Menendang dengan punggung kaki

2. Mengontrol dan Menghentikan Bola
     
  


     Teknik mengontrol dan menghentikan bola di lakukan bersamaan dengan teknik menendang. Maksud dari teknik dasar ini adalah untuk mengatur tempo permainan, untuk mengalihkan laju permainan serta memudahkan saat mengoper bola. Cara melakukannya adalah sebagai berikut:

3. Menggiring Bola
      

  

     Menggiring berarti menendang bola secara terputus-putus dengan tujuan untuk mendekatkan jarak ke sasaran menghindari lawan, dan menghambat permainan. Menggiring bola menggunakan kaki yang sama untuk menendang.

4. Melempar Bola

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgq_KGuq9iYSbVNoOIJ9Kdyr9IgTPCMGZOFKdBFiw0fHiHFynF0VUIHqecyt40fZdoW6d50DphdtAK5xa8PuRO7MKMXV_oToZKSgczUW7tat947pW1-dwE3WBu8jsEYIgEtjZ_-JWtOrp8Y/s1600/zzz.jpg

      
     Yaitu teknik melemparkan bola ke dalam lapangan. Saat melempar, mata focus kea rah teman satu tim, sehingga bola akan mendarat kea rah teman bukan ke lawan.

5. Mengumpan Bola
      
    
     Yaitu teknik mengoper bola ke anggota tim lain. Dalam teknik passing ada dua jenis passing yaitu short pass dan long pass. Mengoper dengan short pass menggunakan kaku bagian dalam dan dengan power yang sedang. Sementara mengoper dengan long pass menggunakan kaki bagian luar dengan kekuatan penuh. Tujuan passing atau mengumpan adalah untuk menghindari lawan yang ingin merebut bola dan membuka peluang untuk menerobos daerah pertahanan lawan.

6. Menyundul Bola


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlYFDhoExga5n0aAp33l1TaDdVg6hAQpsW5LIG0uuYMIPsBNKudM-pyGYtFw5kIbGS0ic4lWkAxNrlGLeQ9Blf0Z1vTbfJXGfZbamyMOaP0OnxZQrPelTy3Hl6QYnBlrbFr3chk9tBdGSt/s1600/32.+Cara+Melakukan+Teknik+Dasar+Heading+Pada+Permainan+Sepak+Bola.jpg
      
     Menyundul bola biasanya di lakukan untuk mencetak gol atau membuang bola. Melempar bola dapat dilatih dengan melemparkan bola kemudian diterima dengan kepala tepat di jidat.

7. Merebut Bola
    

https://seanbase.files.wordpress.com/2008/12/cristiano_langarm42.jpg?w=460

    Merebut bola dilakukan dengan teman satu tim. Seorang pemain perlu belajar membaca gerakan lawan dan usahakan membaca gerakan bola daripada menghadap secara fisik lawan main, sehingga akan lebih mudah merebut bola dari kaki lawan.


BAB III
BOLA BASKET

 https://el1ardiani.files.wordpress.com/2012/09/ada1.png

A.  Pengertian Bola Basket

     Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, permainan bola basket juga lebih kompetitif karena tempo permainan cenderung lebih cepat jika dibandingkan dengan olahraga bola yang lain, seperti voli dan sepak bola. Ada 3 posisi utama dalam bermain basket, yaitu :
1) Forward, pemain yang tugas utamanya adalah mencetak poin dengan memasukkan bola ke keranjang lawan,
2) Defense, pemain yang tugas utamanya adalah menjaga pemain lawan agar pemain lawan kesulitan memasukkan bola, dan
3) Playmaker, pemain yang menjadi tokoh kunci permainan dengan mengatur alur bola dan strategi yang dimainkan oleh rekan-rekan setimnya.

     Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia. Banyak kompetisi bola basket yang diselenggarakan setiap tahun, seperti British Basketball League (BBL) di Inggris, National Basketball Association (NBA) di Amerika, dan National Basketball League (NBL) di Indonesia.

B.  Sejarah Bola Basket

     Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.

     Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.

    Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun dilaksanakan di seluruh kota-kota negara bagian Amerika Serikat.

     Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah melalui lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith.

C.  Teknik Dalam Permainan Bola Basket

1. Passing dan Catching




     Teknik yang pertama kali kamu harus pelajari jika ingin bermain basket adalah passing dan catching. Passing adalah teknik di mana seseorang memberikan bola (mengoper dan mengumpan) kepada teman satu regu. Sedangkan teknik catching adalah menerima dari bola dari teman satu regu. Mengapa hal ini sangat penting dipelajari karena teknik passing dan catching menjadi tolak ukur kamu bisa memainkan permainan bola basket atau tidak. Berikut ini adalah daftar beberapa teknik dalam melakuka passing:


Chest Pass (Umpan setinggi dada)
     Ketika kamu melakukan teknik mengumpan ini, posisi bola berada di bagian depan dada dan saat mengumpan menggunakan telapak jari. Bila bola sudah diumpan harus dalam keadaan lurus ke depan tidak boleh dalam keadaan melambung tinggi atau mengarah ke bawah.

Bounce Pass (Umpan pantul)
     Teknik ini sama seperti chest pass, perbedaannya adalah saat mengoper bola kepada teman satu tim posisi bola dipantulkan ke arah lantai. Akan tetapi, kamu harus memastikan bahwa titik pantul dari bola tersebut berada pada 3 per 4 jarak dari si pengoper bola.

Overhead Pass (Umpan di atas kepala)
     Mengumpan pada teman menggunakan teknik ini sama halnya seperti melakukan lemparan out pada permainan sepak bola. Untuk yang menerima bola posisi tangan berada di atas.

Baseball pass
     Teknik ini dilakukan dengan menggunakan salah satu tangan. Posisi bola berada di sejajar dengan kepala tetapi sedikit kebelakang. Hal ini bertujuan agar bola yang dilempar dapat melambung tinggi melewati pemain lawan. Teknik ini biasa dilakukan untuk mengumpan jarak jauh yang dilakukan lebih dari setengan panjang lapangan. Umpan ini tidak begitu akurat dan jarang digunakan akan tetapi sangat berguna ketika fast break.

Behind the back pass
     Buat kamu yang baru belajar bermain basket, teknik ini mungkin sulit dilakukan karena harus mempunyai skill yang tinggi dan instink yang kuat dalam sebuah tim dan pengalaman. Teknik ini biasa digunakan saat posisi menyerang dan harus mengoper bola ke teman. Kelebihan dari teknik ini adalah lawan tidak bisa melihat kepada siapa bola ini akan diberikan.

2. Dribbling (Menggiring Bola)



     Teknik yang harus dipelajari jika ingin melakukan dribble (menggiring bola) diantaranya:

Kontrol pada jari-jari tangan
     Ini merupakan langkah awal yang harus dikuasai. Dalam melakukan dribble, bola harus dikontrol sesuai pada posisi yang diinginkan tidak boleh berkeliaran tidak terarah.

Mempertahankan tubuh tetap rendah
     Tidak hanya menjaga bola agar seimbang, posisi badan kamu juga agak sedikit membungkuk tidak terlalu berdiri tegap lurus.

Posisi Kepala tegak
     Ketika melakukan dribble posisi kepala jangan menununduk mengarah ke bola tetapi tegak mengarah ke depan. Hal ini dilakukan agar kita dapat mengetahui posisi lawan.

Kombinasi Kedua Tangan
     Pemain basket yang profesional umumnya menggunakan kedua tangannya untuk mendribble bola. Jika kamu menguasai driblle dengan kedua tangan, teknik ini akan memudahkan kamu dalam melakukan penyerangan dan mengecoh pergerakan lawan.

Protect the Ball (Melindungi bola)
     Saat kita mendapatkan bola dan sedang melakukan dribble otomatis lawan akan merebut bola, disinilah teknik melindungi bola digunakan agar tidak direbut oleh lawan.
Berikut ini adalah macam-macam teknik dribble:


  • Teknik Dribble Change of pace dribble

     Pada teknik ini dilakukan dengan kedua tangan antara kanan dan kiri.


  • Teknik Dribble Low or control dribble

     Pada teknik ini dilakukan dengan mengatur tempo permainan dan penguasaan bola yang baik.


  • Teknik Dribble High or speed dribble

     Pada teknik ini digunakan ketika melakukan counter attack (Serangan balik).


  • Teknik Dribble Crossover dribble

     Pada teknik ini dilakukan dengan posisi menyilang. Hal ini dilakukan untuk mengecoh pergerakan lawan dengan mengarahkan bola menyilang sehingga pemain lawan sulit menebak pergerakan kita saat membawa bola.


  • Teknik Dribble Behind the back dribble

     Pada teknik ini dilakukan dengan menempatkan bola dibelakang kita. Hal ini juga bertujuan agar bola tidak bisa direbut oleh pemai lawan.


  • Teknik Dribble Between the legs dribble

  Pada teknik ini dilakukan ketika menggiring dengan menenmpatkan bola di depan kaki.


  • Teknik Dribble Spin dribble

     Pada teknik ini memerlukan skill khusus dengan melakukan latihan secara rutin supaya bola yang kita dribble tidak bergerak secara liar.


3. Shooting (Menembakkan bola ke arah keranjang)



     Teknik ini dilakukan dengan melemparkan bola langsung ke dalam keranjang lawan. Berikut ini adalah cara yang dilakuakan untuk melakukan shooting.

Set shoot
      Memasukan bola kedalam keranjang lawan dengan posisi berdiri dengan menggunakan satu tangan atau bisa juga dengan dua tangan

Lay-up shoot
     Memasukan bola ke dalam keranjang dengan melakukan gerakan lari dan ketika sudah mendekati ring posisi badan melompat.

Jump shoot
     Teknik ini sama seperti layup shoot perbedaannya adalah jarak antara keranjang dan pemain sedikit lebih dekat dibarengoi dengan melakukan lompatan.

4. Pivot (Teknik berputar)








     Pivot adalah gerakan memutar badan dengan menggunakan salah satu kaki sebagai poros putaran teknik ini dilakuakan ketika kita menerima bola. Teknik ini dilakukan agar pemian lawan terkecoh dengan pergerakan yang kita lakukan. 3 teknik dalam melakukan pivot:
·          
    Pivot lalu dribble (membawa bola)
·         Pivot lalu passing (melempar bola)
·         Pivot lalu shooting (menembakan bola)

5. Teknik Rebound



     Teknik rebound dilakukan ketika pemian melakukan shotting ke dalam keranjang namun bola tidak berada posisi yang pas sehingga kembali ke dalam lapangan. Disaat itulah teknik rebound diperlukan yaitu memanfaatkan bola yang tidak masuk kedalam keranjang dengan melaukan lompatan dan saling memperebutkan bola rebound.

6. Teknik Fade Away



     Fade away merupakan teknik melakukan tembakan ke dalam keranjang basket dengan mendorong posisi badan dari belakang ke depan sehingga menyulitkan pemain lawan dalam menghalau bola. Teknik ini umumnya dilakukan oleh pemain basket yang sudah profesional, karena saat melakukan hal ini membutuhkan keseimbangan dan pengalaman yang tinggi. Jika kamu tidak menjaga keseimbangan badan, hal ini akan menyebabkan badan bisa terpelanting dan jatuh ke belakang. Pemain legenda basket NBA yang sering melakukan teknik adalah Michael Jordan dan Kobe Bryant.

7. Teknik Hook Shot



     Dalam melakukan hook shot ada cara tersendiri yaitu dengan memasukan bola ke dalam keranjang dari bagian samping kanan atau kiri dengan menggunakan satu tangan. Teknik ini sangat efektif bila dilakuakan saat pemain lawan memiliki postur badan lebih tinggi, sehingga jarak antara pemain yang menghadang dan orang yang akan melakukan tembakan ke dalam keranjang bisa lebih jauh.

8. Teknik Crossover



     Teknik ini dilakukan menggunakan kedua tangan, yaitu dengan memantulkan bola basket ke lantai dari tangan kanan ke tangan kiri atau bisa juga sebaliknya, Biasanya teknik ini digabung dengan cara memantulkan bola di antara celah kaki kanan dan kiri sambil posisi badan dalam keadaan sedikit membungkuk kebawah.

9. Teknik Slam Dunk



     Slamdunk merupakan teknik yang paling populer dan berkelas dalam permainan bola basket, dalam melakukan teknik ini sebenarnya cukup mudah yaitu dengan memasukan bola secara langsung dalam keadaan melayang. Untuk mempelajari slmadunk Membutuhkan lompatan yang tinggi dan postur badan yang besar dan tinggi agar lawan tidak bisa menghalau laju saat memasukan bola ke dalam keranjang basket.

BAB IV

KESIMPULAN MAKALAH



KELOMPOK                : 4

JUDUL MAKALAH    : KEBUGARAN                                               JASMANI

KESIMPULAN            :

1.      Banyak faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kesegaran jasmani seseorang, salah satunya yaitu melalui aktivitas jasmani. Dengan demikian pendidikan jasmani dapat digunakan sebagai bentuk kegiatan siswa dalam upaya menjaga dan meningkatkan kesegaran jasmani.

2.      Dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani sangat diperlukan adanya model dan variasi pelajaran. Untuk itu pengajar sebaiknya dapat membuat model ataupun modifikasi pembelajaran, salah satunya adalah model pembelajaran dengan pendekatan bermain.

1 komentar: