Untuk
melakukan pernafasan pada renang gaya dada ini dapat Anda lakukan pada saat
kedua tangan di tarik ke bagian samping, lalu kepala diangkat ke atas sambil
mengambil udara. Untuk mengeluarkannya dapat Anda keluarkan di dalam air secara
perlahan-lahan.
BAB II
SEPAK BOLA
A. Pengertian Sepak Bola
Sepak bola adalah cabang olahraga yang
menggunakan bola yang umumnya terbuat dari bahan kulit dan dimainkan oleh dua
tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang pemain inti dan
beberapa pemain cadangan. Memasuki abad ke-21, olahraga ini telah dimainkan
oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga
paling populer di dunia. Sepak bola bertujuan untuk mencetak gol
sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bola ke gawang lawan. Sepak bola
dimainkan dalam lapangan terbuka yang berbentuk persegi panjang, di atas rumput
atau rumput sintetis.
Secara umum, hanya penjaga gawang saja
yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam daerah gawangnya,
sedangkan 10 (sepuluh) pemain lainnya diizinkan menggunakan seluruh tubuhnya
selain tangan, biasanya dengan kaki untuk menendang, dada untuk mengontrol, dan
kepala untuk menyundul bola. Tim yang mencetak gol paling banyak pada akhir
pertandingan adalah pemenangnya. Jika hingga waktu berakhir masih berakhir
imbang, maka dapat dilakukan undian, perpanjangan waktu maupun adu penalti,
bergantung pada format penyelenggaraan kejuaraan. Dari sebuah pertandingan
resmi, 3 poin diberikan kepada tim pemenang, 0 poin untuk tim yang kalah dan
masing-masing 1 poin untuk dua tim yang bermain imbang. Meskipun demikian,
pemenang sebuah pertandingan sepak bola dapat dibatalkan sewaktu-waktu atas
skandal dan tindakan kriminal yang terbukti di kemudian hari. Sebuah laga sepak
bola dapat dimenangkan secara otomatis oleh sebuah tim dengan 3-0 apabila tim
lawan sengaja mengundurkan diri dari pertandingan (Walk Out).
Peraturan pertandingan secara umum
diperbarui setiap tahunnya oleh induk organisasi sepak bola internasional
(FIFA), yang juga menyelenggarakan Piala Dunia setiap empat tahun sekali.
B. Sejarah Sepak Bola
Sejarah olahraga sepak bola (permainan
menendang bola) dimulai sejak abad ke-2 dan ke-3 sebelum Masehi di Tiongkok.
Pada masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya
ke jaring kecil. Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan
Kemari. Di Italia, permainan menendang dan membawa bSejarah olahraga sepak bola
(permainan menendang bola) dimulai sejak abad ke-2 dan ke-3 sebelum Masehi di
Tiongkok. Pada masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit
dengan menendangnya ke jaring kecil. Permainan serupa juga dimainkan di Jepang
dengan sebutan Kemari. Di Italia, permainan menendang dan membawa
bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.
Sepak bola modern mulai berkembang di
Inggris dengan menetapkan peraturan-peraturan dasar dan menjadi sangat digemari
oleh banyak kalangan. Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak
kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang
olahraga ini dimainkan pada tahun 1365. Raja
James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola.
Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi
terkenal di lingkungan universitas dan sekolah.
Kelahiran sepak bola modern terjadi di
Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan
merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut. Bersamaan dengan itu, terjadi
pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer). Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan
mulai dilarang dalam sepak bola. Selama
tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara
Inggris ke berbagai belahan dunia. Pada
tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal
tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara. Bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.
C. Teknik–Teknik Dalam Permainan Sepakbola
1.
Menendang
Menendang bola menjadi aktivitas yang
paling dominan dalam permainan sepak bola. Dari start sampai permainan selesai,
yang di lakukan para pemain di lapangan adalah menendang. Di mana menendang
bola adalah upaya untuk memasukan bola ke gawang lawan untuk mencetak gol.
Tujuan utama menendang bola adalah untuk mengumpan dan menembak kea rah gawang.
Ada 3 cara menendang bola, yaitu:
a. Menendang dengan
kaki bagian dalam
b. Menendang Dengan
Kaki Bagian Luar
c. Menendang dengan
punggung kaki
2.
Mengontrol dan Menghentikan Bola
Teknik mengontrol dan menghentikan bola di
lakukan bersamaan dengan teknik menendang. Maksud dari teknik dasar ini adalah
untuk mengatur tempo permainan, untuk mengalihkan laju permainan serta
memudahkan saat mengoper bola. Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
3.
Menggiring Bola
Menggiring berarti menendang bola secara
terputus-putus dengan tujuan untuk mendekatkan jarak ke sasaran menghindari
lawan, dan menghambat permainan. Menggiring bola menggunakan kaki yang sama
untuk menendang.
4.
Melempar Bola
Yaitu teknik melemparkan bola ke dalam
lapangan. Saat melempar, mata focus kea rah teman satu tim, sehingga bola akan
mendarat kea rah teman bukan ke lawan.
5.
Mengumpan Bola
Yaitu teknik mengoper bola ke anggota tim
lain. Dalam teknik passing ada dua jenis passing yaitu short pass dan long
pass. Mengoper dengan short pass menggunakan kaku bagian dalam dan dengan power
yang sedang. Sementara mengoper dengan long pass menggunakan kaki bagian luar
dengan kekuatan penuh. Tujuan passing atau mengumpan adalah untuk menghindari
lawan yang ingin merebut bola dan membuka peluang untuk menerobos daerah
pertahanan lawan.
6.
Menyundul Bola
Menyundul bola biasanya di lakukan untuk
mencetak gol atau membuang bola. Melempar bola dapat dilatih dengan melemparkan
bola kemudian diterima dengan kepala tepat di jidat.
7.
Merebut Bola
Merebut
bola dilakukan dengan teman satu tim. Seorang pemain perlu belajar membaca
gerakan lawan dan usahakan membaca gerakan bola daripada menghadap secara fisik
lawan main, sehingga akan lebih mudah merebut bola dari kaki lawan.
BAB III
BOLA
BASKET
A. Pengertian Bola Basket
Bola basket adalah
olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing
lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam
keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan
di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil.
Selain itu, permainan bola basket juga lebih kompetitif karena tempo permainan
cenderung lebih cepat jika dibandingkan dengan olahraga bola yang lain, seperti
voli dan sepak bola. Ada 3 posisi utama dalam bermain basket, yaitu :
1) Forward, pemain yang
tugas utamanya adalah mencetak poin dengan memasukkan bola ke keranjang lawan,
2) Defense, pemain yang
tugas utamanya adalah menjaga pemain lawan agar pemain lawan kesulitan
memasukkan bola, dan
3) Playmaker, pemain
yang menjadi tokoh kunci permainan dengan mengatur alur bola dan strategi yang
dimainkan oleh rekan-rekan setimnya.
Bola basket adalah
salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan
penduduk di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan,
Lithuania, dan juga di Indonesia. Banyak kompetisi bola basket yang
diselenggarakan setiap tahun, seperti British Basketball League (BBL) di
Inggris, National Basketball Association (NBA) di Amerika, dan National
Basketball League (NBL) di Indonesia.
B. Sejarah Bola Basket
Basket dianggap sebagai
olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru
olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru olahraga asal
Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di
YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus
membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada
masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang
pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang
sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.
Menurut cerita, setelah
menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk
dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa
peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang
olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya
itu.
Pertandingan resmi bola
basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat
kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah
seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat.
Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat.
Pertandingan demi pertandingan pun dilaksanakan di seluruh kota-kota negara
bagian Amerika Serikat.
Pada awalnya, setiap
tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga bola hanya dapat
berpindah melalui lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13
aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith.
C. Teknik Dalam Permainan Bola Basket
1. Passing
dan Catching
Teknik yang pertama kali kamu harus pelajari jika ingin bermain basket
adalah passing dan catching. Passing adalah teknik di mana seseorang memberikan
bola (mengoper dan mengumpan) kepada teman satu regu. Sedangkan teknik catching
adalah menerima dari bola dari teman satu regu. Mengapa hal ini sangat penting
dipelajari karena teknik passing dan catching menjadi tolak ukur kamu bisa memainkan
permainan bola basket atau tidak. Berikut ini adalah daftar beberapa teknik
dalam melakuka passing:
Chest Pass
(Umpan setinggi dada)
Ketika kamu melakukan teknik
mengumpan ini, posisi bola berada di bagian depan dada dan saat mengumpan
menggunakan telapak jari. Bila bola sudah diumpan harus dalam keadaan lurus ke
depan tidak boleh dalam keadaan melambung tinggi atau mengarah ke bawah.
Bounce Pass
(Umpan pantul)
Teknik ini sama seperti chest pass,
perbedaannya adalah saat mengoper bola kepada teman satu tim posisi bola
dipantulkan ke arah lantai. Akan tetapi, kamu harus memastikan bahwa titik
pantul dari bola tersebut berada pada 3 per 4 jarak dari si pengoper bola.
Overhead
Pass (Umpan di atas kepala)
Mengumpan pada teman menggunakan
teknik ini sama halnya seperti melakukan lemparan out pada permainan sepak
bola. Untuk yang menerima bola posisi tangan berada di atas.
Baseball
pass
Teknik ini dilakukan dengan
menggunakan salah satu tangan. Posisi bola berada di sejajar dengan kepala
tetapi sedikit kebelakang. Hal ini bertujuan agar bola yang dilempar dapat
melambung tinggi melewati pemain lawan. Teknik ini biasa dilakukan untuk
mengumpan jarak jauh yang dilakukan lebih dari setengan panjang lapangan. Umpan
ini tidak begitu akurat dan jarang digunakan akan tetapi sangat berguna ketika
fast break.
Behind the
back pass
Buat kamu yang baru belajar bermain
basket, teknik ini mungkin sulit dilakukan karena harus mempunyai skill yang
tinggi dan instink yang kuat dalam sebuah tim dan pengalaman. Teknik ini biasa
digunakan saat posisi menyerang dan harus mengoper bola ke teman. Kelebihan
dari teknik ini adalah lawan tidak bisa melihat kepada siapa bola ini akan
diberikan.
2. Dribbling
(Menggiring Bola)
Teknik yang harus dipelajari jika ingin melakukan dribble (menggiring
bola) diantaranya:
Kontrol
pada jari-jari tangan
Ini merupakan langkah awal yang
harus dikuasai. Dalam melakukan dribble, bola harus dikontrol sesuai pada
posisi yang diinginkan tidak boleh berkeliaran tidak terarah.
Mempertahankan tubuh tetap rendah
Tidak hanya menjaga bola agar
seimbang, posisi badan kamu juga agak sedikit membungkuk tidak terlalu berdiri
tegap lurus.
Posisi
Kepala tegak
Ketika melakukan dribble posisi
kepala jangan menununduk mengarah ke bola tetapi tegak mengarah ke depan. Hal
ini dilakukan agar kita dapat mengetahui posisi lawan.
Kombinasi
Kedua Tangan
Pemain basket yang profesional
umumnya menggunakan kedua tangannya untuk mendribble bola. Jika kamu menguasai
driblle dengan kedua tangan, teknik ini akan memudahkan kamu dalam melakukan
penyerangan dan mengecoh pergerakan lawan.
Protect the
Ball (Melindungi bola)
Saat kita mendapatkan bola dan
sedang melakukan dribble otomatis lawan akan merebut bola, disinilah teknik
melindungi bola digunakan agar tidak direbut oleh lawan.
Berikut ini adalah macam-macam
teknik dribble:
Teknik
Dribble Change of pace dribble
Pada teknik ini dilakukan dengan
kedua tangan antara kanan dan kiri.
Teknik
Dribble Low or control dribble
Pada teknik ini dilakukan dengan
mengatur tempo permainan dan penguasaan bola yang baik.
Teknik
Dribble High or speed dribble
Pada teknik ini digunakan ketika
melakukan counter attack (Serangan balik).
Teknik
Dribble Crossover dribble
Pada teknik ini dilakukan dengan
posisi menyilang. Hal ini dilakukan untuk mengecoh pergerakan lawan dengan
mengarahkan bola menyilang sehingga pemain lawan sulit menebak pergerakan kita
saat membawa bola.
Teknik
Dribble Behind the back dribble
Pada teknik ini dilakukan dengan
menempatkan bola dibelakang kita. Hal ini juga bertujuan agar bola tidak bisa direbut
oleh pemai lawan.
Teknik
Dribble Between the legs dribble
Pada teknik ini dilakukan ketika
menggiring dengan menenmpatkan bola di depan kaki.
Teknik
Dribble Spin dribble
Pada teknik ini memerlukan skill
khusus dengan melakukan latihan secara rutin supaya bola yang kita dribble
tidak bergerak secara liar.
3. Shooting (Menembakkan bola ke
arah keranjang)
Teknik ini dilakukan dengan melemparkan bola langsung ke dalam
keranjang lawan. Berikut ini adalah cara yang dilakuakan untuk melakukan
shooting.
Set shoot
Memasukan
bola kedalam keranjang lawan dengan posisi berdiri dengan menggunakan satu
tangan atau bisa juga dengan dua tangan
Lay-up shoot
Memasukan
bola ke dalam keranjang dengan melakukan gerakan lari dan ketika sudah
mendekati ring posisi badan melompat.
Jump shoot
Teknik
ini sama seperti layup shoot perbedaannya adalah jarak antara
keranjang dan pemain sedikit lebih dekat dibarengoi dengan melakukan
lompatan.
4.
Pivot (Teknik berputar)
Pivot adalah gerakan memutar badan dengan
menggunakan salah satu kaki sebagai poros putaran teknik ini dilakuakan ketika
kita menerima bola. Teknik ini dilakukan agar pemian lawan terkecoh dengan
pergerakan yang kita lakukan. 3 teknik dalam melakukan pivot:
·
Pivot lalu dribble (membawa bola)
·
Pivot lalu passing (melempar bola)
·
Pivot lalu shooting (menembakan bola)
5.
Teknik Rebound
Teknik
rebound dilakukan ketika pemian melakukan shotting ke dalam keranjang namun
bola tidak berada posisi yang pas sehingga kembali ke dalam lapangan. Disaat
itulah teknik rebound diperlukan yaitu memanfaatkan bola yang tidak masuk
kedalam keranjang dengan melaukan lompatan dan saling memperebutkan bola
rebound.
6.
Teknik Fade Away
Fade
away merupakan teknik melakukan tembakan ke dalam keranjang basket dengan
mendorong posisi badan dari belakang ke depan sehingga menyulitkan pemain lawan
dalam menghalau bola. Teknik ini umumnya dilakukan oleh pemain basket yang
sudah profesional, karena saat melakukan hal ini membutuhkan keseimbangan dan
pengalaman yang tinggi. Jika kamu tidak menjaga keseimbangan badan, hal ini
akan menyebabkan badan bisa terpelanting dan jatuh ke belakang.
Pemain legenda basket NBA yang sering melakukan teknik adalah Michael
Jordan dan Kobe Bryant.
7.
Teknik Hook Shot
Dalam melakukan hook shot ada cara
tersendiri yaitu dengan memasukan bola ke dalam keranjang dari bagian samping
kanan atau kiri dengan menggunakan satu tangan. Teknik ini sangat efektif bila
dilakuakan saat pemain lawan memiliki postur badan lebih tinggi, sehingga jarak
antara pemain yang menghadang dan orang yang akan melakukan tembakan ke dalam
keranjang bisa lebih jauh.
8.
Teknik Crossover
Teknik ini dilakukan menggunakan kedua
tangan, yaitu dengan memantulkan bola basket ke lantai dari tangan kanan ke
tangan kiri atau bisa juga sebaliknya, Biasanya teknik ini digabung dengan cara
memantulkan bola di antara celah kaki kanan dan kiri sambil posisi badan dalam
keadaan sedikit membungkuk kebawah.
9.
Teknik Slam Dunk
Slamdunk merupakan teknik yang paling
populer dan berkelas dalam permainan bola basket, dalam melakukan teknik ini
sebenarnya cukup mudah yaitu dengan memasukan bola secara langsung dalam
keadaan melayang. Untuk mempelajari slmadunk Membutuhkan lompatan yang tinggi
dan postur badan yang besar dan tinggi agar lawan tidak bisa menghalau laju
saat memasukan bola ke dalam keranjang basket.